Selasa, 23 April 2019

Perbedaan TOEFL, IELTS dan TOEIC

Diposting oleh Yovicha Santya Risky di 22.05 0 komentar
Sertifikasi kemampuan berbahasa Inggris saat ini sangat dibutuhkan. Baik dalam dunia pendidikan dan dunia pekerjaan. Misalnya dibutuhkan saat ingin lulus dari kuliah, ingin kuliah di luar negeri, ingin mendapatkan beasiswa, ingin melamar pekerjaan. Dari semua hal – hal di atas pasti membutuhkan sertifikasi kemampuan berbahasa Inggris, seperti sertifikat TOEFL.
Namun, sertifikasi kemampuan berbahasa Inggris, bukan hanya sertifikat TOEFL. Biasanya orang – orang hanya tahu bahwa untuk mengetahui kemampuan berbahasa Inggrisnya ya, ikut tes TOEFL.
Dalam sertifikasi bahasa Inggris setidaknya terdapat 3 jenis sertifikat yaitu:
·         TOEFL
·         IELTS
·         TOEIC
Lalu apa perbedaan dari masing – masing sertifikat ini, lalu apa kegunaannya?
Berikut adalah penjelasannya:


1.       TOEFL
TOEFL atau Test Of English as a Foreign Language adalah sebuah program tes bahasa Inggris untuk mengukur kemampuan seseorang dalam bahasa Inggris.
TOEFL memberikan 3 materi tes, yaitu
·         Listening
·         Reading, dan
·         Structure
TOEFL Test yang dikeluarkan oleh ETS, ada 3 (bentuk) yaitu:
·         PBT (Paper Based Test) TOEFL
·         CBT (Computer Based Test) TOEFL
·         IBT (Internet Based Test) TOEFL
Yang paling sering digunakan adalah Paper Based Test (PBT). Range skor TOEFL ini adalah berkisar dari 310 -677.
Untuk bisa mengajukan beasiswa kuliah di luar negeri, nilai TOEFL Anda minimal harus 550, jika di bawahnya maka tidak bisa untuk Anda gunakan.
2.       IELTS
IELTS atau International English Language Testing System, hampir sama dengan TOEFL, yaitu sebuah program tes untuk menguji kemahiran kita dalam bahasa Inggris.
Tes IELTS terbagi menjadi 4 (empat) bagian materi, yaitu
·         Listening (30 menit )
·         Reading (1 jam)
·         Writing (1 jam)
·         Speaking (12-15 menit).
Secara keseluruhan, untuk mengikuti tes IELTS membutuhkan waktu sekitar 3 jam.
IELTS biasanya digunakan untuk mengurus visa luar negeri, study, pindah kewarganegaraan, dsb. Nilai IELTS dihitung mulai 1-9. Jika digunakan untuk keperluan belajar, maka nilai IELTS yang dibutuhkan adalah 5.5 keatas.
3.       TOEIC
TOEIC adalah singkatan dari Test of English for International Communication. TOEIC lebih spesifik untuk orientasi pekerjaan, jadi jika Anda ingin bekerja di luar negeri, maka Anda harus memiliki sertifikat TOEIC.
Range nilai TOEIC dihitung mulai 10 sampai 990. Untuk memuluskan rencana Anda bekerja di luar negeri, usahakan nilai TOEIC Anda tidak kurang dari 450.




Kamis, 18 April 2019

KLIRING

Diposting oleh Yovicha Santya Risky di 04.06 0 komentar
Kliring (dari bahasa Inggris clearing) sebagai suatu istilah dalam dunia perbankan dan keuangan menunjukkan suatu aktivitas yang berjalan sejak saat terjadinya kesepakatan untuk suatu transaksi hingga selesainya pelaksanaan kesepakatan tersebut.
Kliring sangat dibutuhkan sebab kecepatan dalam dunia perdagangan jauh lebih cepat daripada waktu yang dibutuhkan guna melengkapi pelaksanaan aset transaksi.
Kliring melibatkan manajemen dari pascaperdagangan, pra penyelesaian eksposur kredit, guna memastikan bahwa transaksi dagang terselesaikan sesuai dengan aturan pasar, walaupun pembeli maupun penjual menjadi tidak mampu melaksanakan penyelesaian kesepakatannya.
Sejarah pada kliring yaitu
1.      10 Sept ’81              : Kliring Lokal secara manual
2.      Awal 1990             : Kliring Lokal secara otomatis + bantuan mesin baca pilah (reader sorter) +/- 1000 warkat/menit.
3.      18 Sept ’98              : Sistem Kliring Elektronik Jakarta (SKEJ) 8 Bank
4.      18 Juni ’01              :SKEJ seluruh Jakarta
5.       22 Juli ’05                : Sistem Kliring Nasional Bank Indonesia (SKNBI)

Tujuan dilaksanakan kliring oleh Bank Indonesia antara lain Memajukan dan memperlancar lalu lintas pembayaran giral, Perhitungan penyelesaian utang piutang dapat dilakukan dengan lebih mudah, aman dan efisien , Salah satu pelayanan bank kepada nasabah.
Manfaatnya merupakan Bagi masyarakat, memberikan alternatif pembayaran (transfer of value) efektif dan efisien dan aman. Bagi bank, merupakan salah satu advantage service kepada nasabah, menjadi fee based income. Bagi Bank Sentral dapat secara cepat dan akurat mengetahui kondisi keuangan suatu bank maupun transaksi-transaksi yang terjadi di masyarakat.
Terdapat beberapa istilah yang perlu diperhatikan :
1.      Tolakan kliring      : tolakan atas warkat
2.       Postdated Cheque : tanggal Cek/BG belum jatuh tempo (Titipan)
3.      Cross Clearing       :Penarikan cek melalui kliring atas beban dana yang diharapkan akan diterima penarik dari setoran cek bank lain.
4.      Call Money           : pinjaman bagi bank yang kalah kliring (maks 7 hr).



Nama : Yovicha
Kelas : 4KA-03
NPM : 17115300

Referensi

Senin, 25 Februari 2019

About Me

Diposting oleh Yovicha Santya Risky di 14.30 0 komentar
Hallo everybody…
I would like to introduce myself. My name is Yovicha Santya Risky. You can call me pika. I am 21th year old. I live in Bojong Gede Bogor, West Java. I was born and raised in Jakarta on 26nd January 1998. I am the only child in my family. My father name is Moh Ikhsan and my mother name is Yuri Pristiwati. My father worked at Mahkamah Agung RI as the chief secretary while my mother is a housewife. I studied at Gunadarma University, Faculty of Computer Science and Information Technology, majoring in Information Systems. My education starterd with kindergarten in TK Nur Cahaya, Jakarta Timur. After graduated from kindergarten,  I went to school in SD Negri 09 Pagi, Jakarta Timur, then I was moved school when I went up to grade 2. I move at SD Negri 04 Jati Mulia, because my family moved new house in Bekasi Timur. 2 years later I stayed in Bekasi, my family decided to move again to Bojong Gede, Bogor. And finally my school move again, at SD Negri 04 Kedung Waringin. After finished my elementary school, I continued my education at SMP Negri 01 Kemang. After that, I went to Taruna Andhiga School, there I took Vocation School 
(SMK)  with Multimedia major. I finished my senior high school in 2015, then I am now studying at Gunadarma University. 
I am a friendly and enthuasiastic person, honest and flexible to working in any time. My life philosophy is very simple. If they kind to mre I will be kind to them. I am interested in so many things such as traveling, listening to music and watching movies. My other hobby is photography, but photography that I like is not photography in general. The object I took was a ghost. Finally I joined Ghost Photography Community, there I was taught shooting techniques to get suspect. 1 year I am in the Ghost Photography Community and I decided to leave  from Ghost Photography Community and create a similar community, yaitu Fotografi Hantu Indonesia. I founded Fotogrfi Hantu Indonesia with some of my friends. After 4 months Fotografi Hantu Indonesia finally open 3 branches in Bekasi, Karawang and Bali, for the center Fotografi Hantu Indonesia  is in Depok. At the end of 2016, I got a job related to my hobby. That is, I am trusted to hold a Halloween Party at the Hotel Santika Premier Slipi. Because of the many job offers, I decided with my friends to make a management, the management was named SNR Management. SNR Management work in the field of EO, Mystical Tours and Creative Partner. In this management collaborated with one of the people from Depok Mayor. We collaborate of mystical tour in the Cirebon area. Success in the first project. We took the second project in collaboration with RAPI FILMS. This second collaboration, we worked in the field of  creative partners to the Trending Topic of the film Pengabdi Setan. In thrid project, we collaboration with Sony Picture Indonesia and work in creative partners to Trending Topic of the film Insidious “The Last Key”. Fourth project, we collaboration with KASKUS in the field of creative partners again. But doffernt from other collaboration. I invite Fotografi Hantu Indonesia join this project. Finally Fotografi Hantu Indonesia and Kaskus of making content on youtube, which was named Terekam. In this collaboration, I was trusted to be the host. From my job, I was offered by on of  TADO social media companies, to become a fresh influencer on social media. Until now I am still a fresh influencer. And I also have a side job as Host Live on Aplication Live. 
I really enjoy my work. I have dreams, I want to be successful in my career.
Thank you for reading article about me,, see you guys….

Jumat, 01 Februari 2019

Tools Lain Dalam Melakukan Audit

Diposting oleh Yovicha Santya Risky di 20.06 0 komentar

Tools yang dapat digunakan untuk melakukan audit TI
Tidak dapat dipungkiri, penggunaan tool-tool tersebut memang sangat membantu Auditor Teknologi Informasi dalam menjalankan profesinya, baik dari sisi kecepatan maupun akurasinya.



Berikut beberapa software yang dapat dijadikan alat bantu dalam pelaksanaan audit teknologi informasi

1.      ACL
ACL (Audit Command Language) merupakan sebuah software CAAT (Computer Assisted Audit Techniques) yang sudah sangat populer untuk melakukan analisa terhadap data dari berbagai macam sumber.

ACL for Windows (sering disebut ACL) adalah sebuah software TABK (TEKNIK AUDIT BERBASIS KOMPUTER) untuk membantu auditor dalam melakukan pemeriksaan di lingkungan sistem informasi berbasis komputer atau Pemrosesan Data Elektronik.

2. Picalo
Picalo merupakan sebuah software CAAT (Computer Assisted Audit Techniques) seperti halnya ACL yang dapat dipergunakan untuk menganalisa data dari berbagai macam sumber.Picalo bekerja dengan menggunakan GUI Front end, dan memiliki banyak fitur untuk ETL sebagai proses utama dalam mengekstrak dan membuka data, kelebihan utamanya adalah fleksibilitas dan front end yang baik hingga Librari Python numerik.

Berikut ini beberapa kegunaannya :

·         Menganalisis data keungan, data karyawan

·         Mengimport file Excel, CSV dan TSV ke dalam databse

·         Analisa event jaringan yang interaktif, log server situs, dan record sistem login

·         Mengimport email kedalam relasional dan berbasis teks database

·         Menanamkan kontrol dan test rutin penipuan ke dalam sistem produksi.



3. Powertech Compliance Assessment
Powertech Compliance Assessment merupakan automated audit tool yang dapat dipergunakan untuk mengaudit dan mem-benchmark user access to data, public authority to libraries, user security, system security, system auditing dan administrator rights (special authority) sebuah serverAS/400.



4. Nipper
Nipper merupakan audit automation software yang dapat dipergunakan untuk mengaudit dan mem-benchmark konfigurasi sebuah router.
Nipper (Jaringan Infrastruktur Parser) adalah alat berbasis open source untuk membantu profesional TI dalam mengaudit, konfigurasi dan mengelola jaringan komputer dan perangkat jaringan infrastruktur.



5. Nessus
Nessus merupakan sebuah vulnerability assessment software, yaitu sebuah software yang digunakan untuk mengecek tingkat vulnerabilitas suatu sistem dalam ruang lingkup keamanan yang digunakan dalam sebuah perusahaan.



6. Metasploit
Metasploit Framework merupakan sebuah penetration testing tool, yaitu sebuah software yang digunakan untuk mencari celah keamanan.



7. NMAP
NMAP merupakan open source utility untuk melakukan security auditing. NMAP atau Network Mapper, adalah software untuk mengeksplorasi jaringan, banyak administrator sistem dan jaringan yang menggunakan aplikasi ini menemukan banyak fungsi dalam inventori jaringan, mengatur jadwal peningkatan service, dan memonitor host atau waktu pelayanan. Secara klasik Nmap klasik menggunakan tampilan command-line, dan NMAP suite sudah termasuk tampilan GUI yang terbaik dan tampilan hasil (Zenmap), fleksibel data transfer, pengarahan ulang dan tools untuk debugging (NCAT) , sebuah peralatan untuk membandingan hasil scan (NDIFF) dan sebuah paket peralatan analisis untuk menggenerasikan dan merespon (NPING).



8. Wireshark
Wireshark merupakan aplikasi analisa netwrok protokol paling digunakan di dunia, Wireshark bisa mengcapture data dan secara interaktif menelusuri lalu lintas yang berjalan pada jaringan komputer, berstandartkan de facto dibanyak industri dan lembaga pendidikan.

COBIT~Control Objective for Information and related Technology

Diposting oleh Yovicha Santya Risky di 20.04 0 komentar

Dikeluarkan dan disusun oleh IT Governance Institute yang merupakan bagian dari ISACA (Information Systems Audit and Control Association) pada tahun 1996. hingga saat artikel ini di muat setidaknya sudah ada 5 versi COBIT yang sudah diterbitkan, versi pertama diterbitkan pada tahun 1996, versi kedua tahun 1998, versi 3.0 di tahun 2000, Cobit 4.0 pada tahun 2005, CObit 4.1 tahun 2007 dan yang terakhir ini adalah Cobit versi 5 yang di rilis baru-baru saja.



COBIT adalah merupakan kerangka panduan tata kelola TI dan atau bisa juga disebut sebagai toolset pendukung yang bisa digunakan untuk menjembatani gap antara kebutuhan dan bagaimana teknis pelaksanaan pemenuhan kebutuhan tersebut dalam suatu organisasi. COBIT memungkinkan pengembangan kebijakan yang jelas dan sangat baik digunakan untuk IT kontrol seluruh organisasi, membantu meningkatkan kualitas dan nilai serta menyederhanakan pelaksanaan alur proses sebuah organisasi dari sisi penerapan IT.


Cobit berorientasi proses, dimana secara praktis Cobit dijadikan suatu standar panduan untuk membantu mengelola suatu organisasi mencapai tujuannya dengan memanfaatkan TI. Cobit memberikan panduan kerangka kerja yang bisa mengenndalikan semua kegiatan organisasi secara detail dan jelas sehingga dapat membantu memudahkan pengambilan keputusan di level top dalam organisasi.



Siapa saja yang menggunakan COBIT?, COBIT digunakan secara umum oleh mereka yang memiliki tanggung jawab utama dalam alur proses organisasi, mereka yang organisasinya sangat bergantung pada kualitas,kehandalan dan penguasaan teknologi informasi.



Cobit memiliki 4 Cakupan Domain :



1. Perencanaan dan Organisasi (Plan and organise)

• Domain ini mencakup strategi dan taktik yang menyangkut identifikasi tentang bagaimana TI dapat memberikan kontribusi terbaik dalam pencapaian tujuan bisnis organisasi sehingga terbentuk sebuah organisasi yang baik dengan infrastruktur teknologi yang baik pula.

2. Pengadaan dan implementasi (Acquirw and implement)

• Untuk mewujudkan strategi TI, solusi TI perlu diidentifikasi, dibangun atau diperoleh dan kemudian diimplementasikan dan diintegrasikan dalam proses bisnis.

3. Pengantaran dan dukungan (Deliver and Support)

• Domain ini berhubungan dengan penyampaian layanan yang diinginkan, yang terdiri dari operasi pada security dan aspek kesinambungan bisnis sampai dengan pengadaan training.

4. Pengawasan dan evaluasi (Monitor and Evaluate)

• Semua proses TI perlu dinilai secara teratur dan berkala bagaimana kualitas dan kesesuaiannya dengan kebutuhan kontrol.

Testing Program 2

Diposting oleh Yovicha Santya Risky di 20.02 0 komentar

Soal:

Integration Testing (kel.4)
1. Top-down test
2. Bottom-up test
3. Regression test

Kapan dan berikan contoh melakukan Bottom-up Test ?



Jawab:



Pengertian :

1.     Integrasi Top Down adalah sebuah pendekatan untuk pengujian terpadu dimana komponen tingkat terendah diuji terlebih dahulu,kemudian digunakan untuk memfasilitasi pengujian komponen tingkat yang lebih tinggi. Proses ini diulang sampai komponen di bagian atas hirarki diuji.

2.      Integrasi Bottom Up adalah sebuah pendekatan untuk pengujian terpadu dimana komponen tingkat terendah diuji terlebih dahulu, kemudian digunakan untuk memfasilitasi pengujian komponen tingkat yang lebih tinggi. Proses ini diulang sampai komponen di bagian atas hirarki diuji.

3.      Pengujian Regresi adalah menjalankan kembali beberapa subset pengujian yang telah dilakukan untuk meyakinkan bahwa perubahan punya efek samping yang diharapkan.



Pengujian Integrasi Bottom-up

Memulai konstruksi dan pengujian dengan modul atomic (modul pada tingkat paling rendah pada struktur program). Karena modul diintegrasikan dari bawah ke atas, maka pemrosesan yang diperlukan untuk modul subordinate ke suatu tuingkat yang diberikan akan selalu tersedia dan kebutuhan akan stub dapat dieliminasi. Strategi integrasi bottom-up dapat diimplementasi dengan langkah-langkah:

·       modul tingkat rendah digabung ke dalam cluster (build) yang melakukan subfungsi perangkat lunak spesifik.

·       Driver (program control untuk pengujian) ditulis untuk mengkoordinasi input dan output test case

·       cluster diuji

·       driver diganti dan cluster digabungkan dengan menggerakkannya ke atas di dalam struktur program.

Contohnya, pendekatan top-down mungkin digunakan untuk menemukan sektor-sektor unggulan, kemudian untuk memilih saham-saham dalam sektor-sektor tersebut digunakan pendekatan bottom-up agar manajer investasi dapat menemukan saham-saham yang memiliki fundamental yang bagus dan valuasinya masih murah.

Sebaliknya, manajer investasi juga dapat memulai proses pemilihan saham dengan pendekatan bottom-up jika ia memang sudah memiliki sekumpulan saham yang ia nilai berpotensi. Dalam hal ini pendekatan bottom-up memungkinkannya untuk mencari manakah emiten yang paling atraktif - memiliki potensi terbesar untuk meraih pertumbuhan laba yang tinggi dalam beberapa tahun ke depan. Begitu emiten pilihan ditemukan, barulah manajer investasi mengaplikasikan pendekatan top-down untuk menentukan apakah emiten tersebut benar-benar diuntungkan dengan kondisi makroekonomi tertentu.

Testing Program 1

Diposting oleh Yovicha Santya Risky di 19.56 0 komentar

Kapan dan contoh integration testing dilakukan top-down test ?. Sesungguhnya sistem biasanya dikembangkan dan diuji dengan menggunakan campuran pendekatan Top-Down dan Button-Up, jadwal pengembangan yang berbeda untuk bagian sistem yang berbeda berarti bahwa tim integrasi dan pengujian harus bekerja dengan komponen apapun yang tersedia. Dengan demikian, campuran stub dan test driver pada akhirnya harus dikembangkan pada saat proses pengujian integrasi. Intinya pengujian yang dilakukan harus sesuai dengan permasalahan kasus atau software yang dibangun, karena pada dasarnya pendekatan Top-Down dan Bottom-Up mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing.



Contoh Sederhana Top-Down Test

kita membuat skenario pengetesan seperti berikut, mahasiswa akan menginput data diri :

     a).   Nik mahasiswa harus sama dengan 12345

     b).   Nama mahasiswa harus sama dengan Moh. Syairi

     c).   Untuk alamat dan kota nilainya harus Jakarta


Pada pendekatan Top-Down pengujian akan memeriksa nilai inputan yang dimasukkan mahasiswa. Pemeriksaan akan dilakukan mulai dari modul atas (NPM) dan kemudian jika ditemukan dalam database, nilai npm akan digunakan untuk mencari identitas pemilik NPM tersebut, dan begitu seterusnya sampai pengujian pemeriksaan berhasil ditemukan.

Kapan dan contoh integration testing dilakukan top-down test ?. Sesungguhnya sistem biasanya dikembangkan dan diuji dengan menggunakan campuran pendekatan Top-Down dan Button-Up, jadwal pengembangan yang berbeda untuk bagian sistem yang berbeda berarti bahwa tim integrasi dan pengujian harus bekerja dengan komponen apapun yang tersedia. Dengan demikian, campuran stub dan test driver pada akhirnya harus dikembangkan pada saat proses pengujian integrasi. Intinya pengujian yang dilakukan harus sesuai dengan permasalahan kasus atau software yang dibangun, karena pada dasarnya pendekatan Top-Down dan Bottom-Up mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing.



Contoh Sederhana Top-Down Test

kita membuat skenario pengetesan seperti berikut, mahasiswa akan menginput data diri :

     a).   Nik mahasiswa harus sama dengan 12345

     b).   Nama mahasiswa harus sama dengan Moh. Syairi

     c).   Untuk alamat dan kota nilainya harus Jakarta


Pada pendekatan Top-Down pengujian akan memeriksa nilai inputan yang dimasukkan mahasiswa. Pemeriksaan akan dilakukan mulai dari modul atas (NPM) dan kemudian jika ditemukan dalam database, nilai npm akan digunakan untuk mencari identitas pemilik NPM tersebut, dan begitu seterusnya sampai pengujian pemeriksaan berhasil ditemukan.

Kapan dan contoh integration testing dilakukan top-down test ?. Sesungguhnya sistem biasanya dikembangkan dan diuji dengan menggunakan campuran pendekatan Top-Down dan Button-Up, jadwal pengembangan yang berbeda untuk bagian sistem yang berbeda berarti bahwa tim integrasi dan pengujian harus bekerja dengan komponen apapun yang tersedia. Dengan demikian, campuran stub dan test driver pada akhirnya harus dikembangkan pada saat proses pengujian integrasi. Intinya pengujian yang dilakukan harus sesuai dengan permasalahan kasus atau software yang dibangun, karena pada dasarnya pendekatan Top-Down dan Bottom-Up mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing.



Contoh Sederhana Top-Down Test

kita membuat skenario pengetesan seperti berikut, mahasiswa akan menginput data diri :

     a).   Nik mahasiswa harus sama dengan 12345

     b).   Nama mahasiswa harus sama dengan Moh. Syairi

     c).   Untuk alamat dan kota nilainya harus Jakarta


Pada pendekatan Top-Down pengujian akan memeriksa nilai inputan yang dimasukkan mahasiswa. Pemeriksaan akan dilakukan mulai dari modul atas (NPM) dan kemudian jika ditemukan dalam database, nilai npm akan digunakan untuk mencari identitas pemilik NPM tersebut, dan begitu seterusnya sampai pengujian pemeriksaan berhasil ditemukan.
 

WELCOME TO MY BLOG Copyright © 2012 Design by Antonia Sundrani Vinte e poucos