Sabtu, 28 Oktober 2017

Tugas 2 : Sistem Pakar

Diposting oleh Yovicha Santya Risky di 12.46 0 komentar
1.      Pengertian Sistem Pakar
Sistem pakar adalah sistem atau program yang bertingkah laku seperti ahlinya atau pakarnya. Sistem pakar (expert system) sendiri adalah sistem yang berusaha mengadopsi pengetahuan manusia ke komputer, agar komputer dapat menyelesaikan masalah seperti yang biasa dilakukan oleh para ahli, dan sistem pakar yang baik dirancang agar dapat menyelesaikan suatu permasalahan tertentu dengan meniru kerja dari para ahli (Kusumadewi, 2003:109).




Karakteristik Sistem Pakar
Karakteristik umum yang membedakan Sistem Pakar dengan perangkat lunak biasa adalah :
1.      Terdapat banyak kemungkinan jawaban yang memakan waktu lama dalam pengujian dan mempelajarinya.
2.      Data kabur
3.      Bersifat heuristik dalam menggunakan pengetahuan untuk memperoleh solusi
4.      Fasilitas informasi yang mana dapat memberikan kemudahan jawaban kepada user, sehingga user akan merasakan puas;
Kondisi-kondisi di mana sistem pakar dapat membantu manusia dalam menyelesaikan masalahnya, antara lain:
1.      Kebutuhan tenaga ahli (pakar) yang banyak, tetapi pakar yang tersedia jumlahnya sangat terbatas.
2.      Pemakaian pakar yang berlebihan dalam membuat keputusan, walaupun dalam suatu tugas yang rutin.
3.      Pertimbangan kritis harus dilakukan dalam waktu yang singkat untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
4.      Hasil yang optimal, seperti dalam pencernaan atau konfigurasi.
5.      Sejumlah data besar yang harus diteliti oleh pakar secara kontinu.

Sistem pakar sendiri mempunyai sifat yang ideal bila mempunya ciri-ciri :
1.      Terbuka untuk diperiksa
2.      Mudah dimodifikasi
3.      Fasilitas penalaran/penjelasan

2.      Tujuan Sistem Pakar
Pada dasarnya sistem pakar diterapkan untuk mendukung  pemecahan masalah. Beberapa pemecahan duduk perkara yang dimaksud ibarat (Lestari, 2012):
1.      Interprestasi
Membuat kesimpulan dari sekumpulan data mentah. Pengambilan keputusan dari hasil observasi.
2.      Prediksi
Memproyeksikan akibat-akibat yang mungkin dari situasi-situasi tertentu.
 Contoh : prediksi demografi, analisis citra, prediksi ekonomi,dll
3.      Diagnosa
Menentukan alasan dalam situasi komplek yang didasarkan pada gejala-gejala yang teramati diagnosis medis, elektronis, mekanis,dll
4.      Perancangan
Menentukan komponen-komponen sistem dengan tujuan kinerja tertentu yang memenuhi kendala
Contoh : perancangan layout sirkuit
5.      Perencanaan
Merencanakan serangkaian tindakan yang akan mencapai sejumlah tujuan dengan kondisi awal
Contoh: perencanaan keuangan
6.      Monitoring
Membandingkan hasil pengamatan dengan kondisi yang diharapkan
7.      Debugging.
Menentukan dan menginterpretasikan cara-cara untuk mengatasi malfungsi. Contoh: menunjukkan resep obat terhadap kegagalan.
8.      Instruski
Mendeteksi dan mengoreksi defisiensi dalam pemahaman domain subjek.
Contoh : melaksanakan isyarat untuk diagnosis dan debugging.
9.      Kontrol
Mengatur tingkah laku suatu environment yang kompleks
Contoh : melaksanakan kontrol terhadap interpretasi, prediksi, perbaikan dan monitoring kelakukan sistem.

3.      Manfaat Sistem Pakar
·         Meningkatkan output dan produktivitas, karena Sistem Pakar dapat bekerja lebih cepat dari manusia.
·         Meningkatkan kualitas, dengan memberi nasehat yang konsisten dan mengurangi kesalahan.
·         Mampu menangkap kepakaran yang sangat terbatas.
·         Dapat beroperasi di lingkungan yang berbahaya.
·         Memudahkan akses ke pengetahuan.
·         Handal. Sistem Pakar tidak pernah menjadi bosan dan kelelahan atau sakit. Sistem Pakar juga secara konsisten melihat semua detil dan tidak akan melewatkan informasi yang relevan dan solusi yang potensial.
·         Meningkatkan kapabilitas sistem terkomputerisasi yang lain. Integrasi Sistem Pakar dengan sistem komputer lain membuat lebih efektif, dan mencakup lebih banyak aplikasi.
·         Mampu bekerja dengan informasi yang tidak lengkap atau tidak pasti. Berbeda dengan sistem komputer konvensional, Sistem Pakar dapat bekerja dengan inofrmasi yang tidak lengkap. Pengguna dapat merespon dengan: “tidak tahu” atau “tidak yakin” pada satu atau lebih pertanyaan selama konsultasi, dan Sistem Pakar tetap akan memberikan jawabannya.
·         Mampu menyediakan pelatihan. Pengguna pemula yang bekerja dengan Sistem Pakar akan menjadi lebih berpengalaman. Fasilitas penjelas dapat berfungsi sebagai guru.
·         Meningkatkan kemampuan problem solving, karena mengambil sumber pengetahuan dari banyak pakar.
·         Meniadakan kebutuhan perangkat yang mahal.
·         Fleksibel.

4.      Penerapan Sistem Pakar pada Berbagai Bidang
A.    Dalam bidang industri/Manufaktur
·         Sistem Pakar Dalam perancangan PRIDE (Pinch Roll Interactive Design Expert / Environtnent). Sistem pakar ini digunakan untuk merancang sistem pengaturan kertas untuk mesin fotocopy. Sistem ini membuat rancangan dengan representasi pengetahuan tentang rancangan berdasarkan kumpulan goal, metoda perancangan, generator dan aturan-aturan yang terstruktur.
·         Sistem Pakar Dalam perencanaan llood Truss Fabrication Application merupakan contoh sistem pakar dalam proses perencanaan. Sistem ini dibuat dengan menggunakan shell Sistern pakar SPS (Semi Intelligent Process Selector).

B.     Dalam bidang pendidikan
·         Aplikasi Sistem Pakar ini diberi nama ISAAC yang memiliki parser yang mampu membaca kalimat (dalam bahasa lnggris) dengan kecepatan 5000 kata/menit dan mampu menyelesaikan soal-soal Fisika Mekanik (Statika) dalam waktu kurang dari 5 menit. Aplikasi ini dikerjakan oleh I tim terdiri dari 60 orang dan membutuhkan waktu 1 tahun. (E.S. Handbook, 1992).
·         Aplikasi Sistern Pakar dalam bidang matematika yang dilakukan oleh yibin dan Jian Xiang tahun 1992. Sistem Pakar ini menyelesaikan soal-soal Diferensial dan Integral yang diberi nama DIITS. (Forcheri, 1995).

C.    Dalam bidang bisnis
·         Sistem Pakar dalam pembelian
Sistem ini berfungsi untuk menilai dan memilih pemasok (supplier) dengan pertolongan dan pengiriman barang secara optimal, dimanadalam hai ini menunjang pemasok yang potensial. Dalam hal operasional, maka sistem ini mempunyai fungsi penasihat kepada pembeli.
·         Sistem Pakar mengenai konsultasi
Program bantuan dari kredit bank Sistem ini membantu pada konsultasi tentang program kredit bantuan pada institusi publik.

D.    Dalam bidang kedokteran
·         contoh sederhana dari penerapan sistem pakar dalam bidang kedokteran, yaitu diagnosis penyakit berdasarkan gejala-gejala dan beberapa solusi untuk penyembuhannya. Dalam keseharian kita, terdapat beberapa penyakit dengan gejala yang hampir mirip, sebagai contoh influenza, tipus, dan maag. Untuk dapat melakukan diagnosis dengan benar, terlebih dahulu kita harus mengetahui gejala-gejala dari penyakit tersebut.

E.     Dalam bidang psikologis
·         Salah satu implementasi yang diterapkan sistem pakar dalam bidang psikologi, yaitu untuk sistem pakar menentukan jenis gangguan perkembangan pada anak.

5.      Kesimpulan
Sistem pakar adalah suatu sistem komputer yang bisa menyamai atau meniru kemampuan seorang pakar. Pakar yang dimaksud disini adalah orang yang mempunyai keahlian khusus yang dapat menyelesaikan masalah yang tidak dapat diselesaikan orang awam. Contohnya dokter, mekanik, psikolog, dan lain-lain. Tujuannya untuk mendukung pemecahan masalah. Ada banyak manfaat yang didapat dari system pakar ini salah satunya yaitu :
a.       Memungkinkan orang awam bisa mengerjakan pekerjaan para ahli.
b.      Bisa melakukan proses secara berulang secara otomatis.
c.       Menyimpan pengetahuan dan keahlian dari para pakar.
Dan dapat diterapkan diberbagai bidang seperti, industri, pendidikan, bisnis, kedokteran dan psikologis.




Refrensi :
·         Kusumadewi, Sri. 2003. Artificial Intelligence (Teknik dan Aplikasinya). Graha Ilmu. Yogyakarta.
·         Lestari D. 2012. Jurnal: Definisi sistem pakar. Arsip Teknik Informatika UMMI.
·        http://entin.lecturer.pens.ac.id/Kecerdasan%20Buatan/Buku/Bab%206%20Sistem%20Pakar.pdf




Yovicha Santya Risky
       17115300
     3KA03


 

WELCOME TO MY BLOG Copyright © 2012 Design by Antonia Sundrani Vinte e poucos