Senin, 19 Desember 2016

PEMROGRAMAN  BERBASIS BLOK

Diposting oleh Yovicha Santya Risky di 21.03


1.      DEFINISI

            Bahsasa Pemrorgaman, atau sering diistilahkan juga dengan bahasa computer atau bahasa pemrograman computer, adalah instruksi standar untuk memerintahkan computer. Bahasa Pemrograman ini merupakan suatu himpunan dari aturan sintaks dan smantik yang dipakai untuk mendefinisikan Program Komputer. Bahasa ini memungkinkan seorang programmer dapat menentukan secara parsis data mana yang akan diolah oleh computer, bagaimana data ini akan disimpan/diteruskan, dan jenis langkah apa secara parsis yang akan diambil dalam berbagai situasi.

            Dalam pemrograman computer, blok atau blok kode adalah bagian dari kode yang dikelompokan bersama-sama. Blok terdiri dari satu atau lebih deklarasi dan pernyataan. Sebuah bahasa pemrograman yang memungkinkan penciptaan blok, termasuk blok bersarang didalam blok lainnya, disebut bahasa pemrograman blok-terstruktur. Blok Fundamental untuk pemrograman terstruktur, dimana struktur control terbentuk dari blok. Ada banyak bahasa pemrograman yang berbeda, Blockly bagus untuk pemula . Blockly pada dasarnya adalah kotak teks yang berisi kode yang dihasilkan oleh pengguna sintaksis yang benar. Blockly dapat mengekspor blok ke banyak bahasa, termasuk;

a.       JavaScript

b.      Python

c.       PHP

d.      Lua

e.       Dart



2.      VISUAL BLOCK PROGRAMMING

            Visual Block programming adalah membuat aplikasi tanpa kode satupun. Mengapa disebut visual block programming? Karena kita akan melihat, menggunakan,menyusun dan drag-drops “BLOK” yang merupakan simbol-simbol perintah dan fungsi even handler tertentu dalam membuat aplikasi tanpa menuliskan kode program –coding less.

Contoh:

a.       Blockly games

b.      App inventor

c.       Code

d.      Ozo blockly

e.       Micro bit

f.       Code bug

g.      Wonder workshop

h.      Roberta

i.        Alice, Dll

            Dalam komputasi, sebuah bahasa pemrograman visual adalah bahasa pemrograman yang memungkinkan pengguna membuat program dengan memanipulasi unsur-unsur program grafis bukan dengan menentukan mereka secara tekstual. Sebuah VPL memungkinkan pemrograman dengan ekspresi visual, pengaturan tata ruang dari teks dan simbol grafis, digunakan baik sebagai elemen sintaks atau notasi skunder. Sebagai contoh, banyak VPLS atau didasarkan pada kotak atau benda layar lainnya  dihubungkan dengan panah, garis atau busur yang mewakili hubungan.



3.      ALICE

            Alice adalah bahasa pemrograman pendidikan berbasis objek freeware dengan lingkungan pengembangan terpadu (IDE). Alice menggunakan drag dan drop lingkungan untuk membuat animasi computer menggunakan model 3D. Perangkat lunak ini dikembangkan pertama di University of Virginia, maka Carnegie Mellon (dari tahun 1997), oleh kelompok penelitian yang dipimpin oleh Randy Pausch.

Versi Alice Software

Alice Software terbaru Versi 3.2.5.0.0

Link Download 64bit:

Link Download 32bit:


Size 1.08 GB


      A.    Fungsi Alice

Alice dikembangkan untuk mengatasi lima masalah inti dalam program pendidikan.

1.     Alice dirancang untuk mengajarkan teori pemrograman tanpa smantik kompleks bahasa produksi seperti C ++. Pengguna dapat menempatkan objek dari galeri Alice kedalam dunia virtual. Selain itu, pengguna dapat memanipulasi kamera Alice dan pencahayaan untuk membuat perangkat tambahan lebih lanjut. Alice dapat digunakan untuk antarmuka pengguna 3D.

2.     Alice adalah siam dengan IDE-nya. Tidak ada sintaks untuk mengingat. Namun, mendukung pemrograman berbasis obyek penuh, model acara didorong pemrograman.

3.     Alice dirancang untuk menarik subpopolasi tertentu biasanya tidak terkena pemrograman computer.

4.     Dalam studi terkontrol di Ithaca College dan Universiry Saint Joseph melihat siswa tanpa pengalaman pemrograman sebelumnya mengambil kursus ilmu computer pertama mereka, nilai rata-rata meningkat dari C ke B, dan retensi meningkat dari 47% menjadi 88%.

5.     Alice dirilis dibawah lisensi open-source yang memungkinkan redistribusi kode sumber, dengan tau tanpa modifikasi, untuk penggunaan non-komersial saja.
      B. Varian Alice

1.     Animasi tingkat tinggi yang memungkinkan pengguna untuk program interaksi social antara karakter.

2.     Sebuah tutorial berbasis cerita yang memperkenalkan pengguna untuk pemrograman melalui membangun sebuah cerita.

3.     Sebuah galeri karakter 3D dan pemandangan dengan animasi yang dirancang untuk memicu ide cerita.
      C. Tools  

1.      Alice

2.      AgenSheets, mudah digunakan permainan authoring dan alat authoring ilmu computer

3.     App Inventor, alat untuk membuat aplikasi Android Google, berdasarkan Blockly dan Kawa

4.     Etoys scripting

5.     Flowgorithm, menciptakan diagram alur eksekusi yang dapat dikonversi ke beberapa bahasa

6.      Hopscotch, bahasa pemrograman visual untuk perangkat touchscreen mobile (tersedia di iPad)

7.      LARP, menciptakan diagram alur eksekusi untuk platform Windows.

8.      Open Roberta, pemrograman online dari Fraunhofer IAIS dirancang untuk anak-anak.

9.      Raptor, menciptakan diagram alur eksekusi

10.  Scratch, produk MIT dirancang untuk anak-anak di K-12 dam setelah program sekolah

11.  Snap!, perpanjangan scratch dengan prosedur kelas pertama dan daftar yang digunakan untuk mengejar oleh UC Berkeley (implementasi ulang berbasis browser BYOB (bahasa pemrograman))

12.  Stagecast creator, sebelumnya Apple Kakao: Authoring Internet untuk Anak

13. StarLogo, bahasa simulasi berbasis agen dikembangkan oleh Mitchel Resnick, Eric Klopfer, dan lain-lain di MIT Media Lab, ini adalah perpanjangan dari bahasa pemrograman Logo, dialek Lisp.

14.  ToonTalk, system pemrograman untuk anak-anak

15.  Visual Logical, menciptakan diagram alur eksekusi





Sumber:




Lovett, Amber. 2017. Coding with blockly. Cherry lake: USA  



















             

0 komentar:

Posting Komentar

 

WELCOME TO MY BLOG Copyright © 2012 Design by Antonia Sundrani Vinte e poucos