TATA USAHA
Ditinjau
dari asal katanya: “Tata Usaha” terdiri dari kata “Tata” dan “Usaha”,
masing-masing memiliki perngetian: “Tata” adalah suatu peraturan yang harus
ditaati, dan “Usaha” ialah energi/tenaga yang dikeluarkan untuk tercapainya
suatu maksud/tujuan.
Jadi
menurut arti kata, “Tata Usaha” ialah suatu peraturan yang terdapat dalam suatu
proses penyelenggaraan kerja.
Dalam Kamus
Bahasa Indonesia: “Tata Usaha” ialah penyelenggaraan tulis menulis (keuangan
dan sebagainya) di perusahaan, negara dan sebagainya, sedangkan “penata usaha
ialah” orang yang menyelenggarakan tata usaha.
Tata
usaha adalah adalah kegiatan yang dilakukan meliputi, membantu proses belajar
mengajar, urusan kesiswaan, kepegawaian, peralatan sekolah, urusan
infrasturcture sekolah, keuangan, bekerja di laboratorium, perpustakaan dan
hubungan masyarakat (Sumber: hasil rapat Kepala Tata Usaha di Bogor: 1996).
Sedangkan
menurut Moch. Rifai (1987: 51) dalam Baharudin (2004: 215) administrasi tata
usaha adalah salah satu kegiatan administrasi pendidikan di sekolah. Dalam
bahasa Inggris istilah tata usaha di sebut dengan “clerical work” office
menegement or recording and report system. Yang mengandung pengertian yaitu
kegiatan administrasi pendidikan yang mengelola pencatatan, penmgumpulan,
penyimpanan data, dan dokumen yang dapat dipergunakan untuk membentu pimpinan
dalam pengambilan keputusan, urusan surat menyurat serta laporan mengenai
kegiatan sekolah tersebut.
Selanjutnya
The Lian Gie (1974: 176) menambahkan bahwa pengertian administrasi tata usaha
adalah kegiatan meliputi sebagai berikut:
1.
Menghimpun
yaitu kegiatan mencari dan mengusahakan tersedianya keterangan yang tadinya
belum ada atau berserakan di mana-mana sehingga siap untuk dipergunakan bila
diperlukan.
2.
Mencatat
yaitu kegiatan membubuhkan dengan berbagai peralatan alat tulis tentang
keterangan-keterangan yang dapat dibaca, dikirim dan disimpan,.
3.
Mengolah
yaitu kegiatan mengerjakan keteranagn-keterangan dengan maksud menyajikan
bentuk yang lebih berguna
4.
Menggandakan
yaitu kegiatan memperbanyak dengan berbagai cara dan alat sebanyak jumlah yang
diperlukan
5.
Mengirim
yaitu kegiatan menyampaikan kegiatan menyampaikan dengan berbagai cara dan alat
dari satu pihak ke pihak yang lain.
6.
Menyimpan
kegiatan menaruh dengan berbagai cara dan alat di tempat yang aman.
Menurut
Prajudi Atmosudirjo (1976: 159) kegiatan ketatausahaan meliputi: Perencanaan,
koordinasi, pengendalian, monitoring dan evaluasi kegiatan ketatausahaan dan
administrasi.
Tugas-tugas
tata usaha :
1.
Menyusun
program kerja ketatausahaan atau administrasi
kelancaran (bulanan,triwulan, semesteran dan tahunan) dalam
rangka kegiatan ketata usahaan/ administrasi;
2.
Melaksanakan
kegiatan pengelolaan keuangan/dana, sarana, administrasi ketatausahaan,
kepegawaian dan statistik sekolah, sesuai dengan petunjuk atau pedoman dan
peraturan yang berlaku untuk mencapai tujuan pelayanan administrasi yang baik;
3.
Mengelola
tugas rutin ketata usahaan, antara lain: surat menyurat,inventarisasi,
dokumentasi atau agenda, pembukuan keuangan, administrai kepegawaian dan
sarana; Mengatur dan mendokumentasikan presensi pegawai, penyajian data
statistik, pembuatan laporan rutina atau insidental, dan menghimpun data
administrasi sekolah;
4.
Pegawai
tata usaha dan teknisi dalam kelancaran pelaksanaan tugas sesuai tanggungjawab
masing-masing
Ciri-ciri
Tata usaha :
A.
Bersifat
pelayanan mempunyai fungsi memudahkan atau meringankan agar pekerjaan-pekerjaan
lain dapat berjalan lebih efektif (facilitating function –service work)
B.
Bersifat
merembes ke segenap bagian dalam organisasi tata usaha diperlukan di mana-mana
dan dilaksanakan dalam seluruh organisasi
C.
Dilaksanakan
oleh semua pihak dalam organisasi tata usaha dilakukan oleh pejabat tertinggi
sampai pegawai ditingkat bawah lainnya, bukan hanya menjadi tugas pokok dari
sekelompok pegawai saja
D.
Tatausaha
tidak dapat berjalan sendiri atau terlaksana dengan sendirinya. Semua pekerjaan
perkantoran harus direncanakan, diatur, disusun, diarahkan, dikendalikan dan
disempurnakan oleh seorang pejabat pimpinan yang memikul tugas manajemen
Menurut
Soebroto (1972: 49) Kegiatan Tata Usaha Sekolah terdiri dari :
Administrasi
kepegawaian Buku pedoman Administrasi Kepegawaian menguraikan kegiatan yang
berkaitan dengan kepegawaian, tugas dan tanggung jawab pengelolaan satuan
pendidikan dan peningkatan tata usaha kepegawaian di sekolah. Sebagai
perlengkapan tata laksana kepegawaian disediakan format-format untuk menata
pelaksanaan kegiatan tertentu yang diperlukan. Penggunaan format ini sesuai
dengan kebutuhan pelaksanaan suatu kegiatan pelayanan administrasi dalam rangka
pembinaan pegawai /guru berkelangsungan.
Berdasarkan
ketentuan perundang–undangan yang Dalam hal tersebut yang perlu disiapkan
disediakan :
1.
File
Guru dan pegawai(Dokumen guru dan pegawai) Merupakan kumpulan data /
berkas-berkas masing – masing guru dan pegawai seperti SK. Pengangkatan pertama
sampai dengan terakhir, SK berkala, Karpeg, Taspen, Ijasah, dll. Manfaat dari
file guru dan pegawai untuk memudahkan mencari data dan mencari arsip-arsip data
guru dan pegawai.
2.
Buku
induk guru dan pegawai Merupakan buku yang berisi data–data guru dan pegawai
manfaatnya untuk mengetahui jumlah guru yang ada, dan urutan yang ke berapa
mulai berada di instansi tersebut dll.
3.
Buku
kendali ( buku jadwal kenaikan gaji berkala dan kenaikan tingkat )
Merupakan buku yang berisi tentang jadwal kenaikan pangkat dan kenaikan gaji berkala bagi guru dan pegawai. Manfaatnya untuk mengetahui kapan guru atau pegawai akan naik pangkat dankenaikanberkala.
Merupakan buku yang berisi tentang jadwal kenaikan pangkat dan kenaikan gaji berkala bagi guru dan pegawai. Manfaatnya untuk mengetahui kapan guru atau pegawai akan naik pangkat dankenaikanberkala.
4.
BukuDP3
Merupakan buku yang berisi sekumpulan nilai atas prestasi kerja yang dilakukan.
Manfaaatnya untuk syarat kenaikan pangkat dll.
5.
Buku
DUK Merupakan daftar urutan pangkat guru dan pegawai. Mafaat DUK untuk
mengetahui urutan pangkat tertinggi sampai yang terendah.
6.
Buku
Catatan kemajuan guru dan pegawai Merupakan buku yang berisi tentang kejadian
yang dilakukan oleh masing–masing guru dan pegawai.
7.
Buku
cuti pegawai dan guru Merupakan buku yang berisi tentang guru dan pegawai yang
mengajukan cuti.Contoh Cuti Melahirkan, Cutibesar dll.
8.
Buku
mutasi pegawai Merupakan buku yang berisi tentang catatan guru dan pegawai yang
mutasi masuk atau mutasi keluar. Manfaat dari buku ini untuk mengetahui berapa
guru dan pegawai yang berasal dari pindahan / mutasian dll.
9.
Buku
data sertifikat pelatihan/seminar guru dan pegawai Merupakan buku yang berisi
data masing-masing guru dan pegawai yang telah mengikuti pelatihan / seminar.
Manfaat dari buku ini untuk mengetahui berapa banyak dan macam pelatihan yang
telah diikuti oleh guru dan pegawai.
10.
Rencana
pengembangan SDM Merupakan program sekolah yang dibuat oleh masing- masing
urusan yang ada disekolah,ini tertuang didalam RAPBS.
11.
Analisis
kebutuhan guru Yaitu untuk mengetahui berapa jumlah guru yang ada sesuai dengan
bidang studi dan berapa jumlah guru yang kurang sehingga ketemu berapa jumlah
guru yang dibutuhkan. (Tentunya dengan menggunakan rumus kebutuhan guru ).
source :








