Apa itu Administrasi Negara ?
Administrasi Negara
adalah rangkaian kegiatan yang dilakukan aparatur negara/pemerintah untuk
mencapai tujuan negara secara efisien. Administrasi negara merupakan suatu
pembahasan ilmu sosial yang mempelajari tiga elemen penting kehidupan bernegara
yang meliputi lembaga legislatif, yudikatif dan eksekutif serta hal-hal yang
berkaitan dengan publik yang meliputi kebijakan publik, tujuan negara dan etika
yang mengatur penyelenggara negara.
Terdapat hubungan
interaktif antara administrasi negara dengan lingkungan sosialnya, diantara
berbagai unsur lingkungan sosial, unsur budaya merupakan unsur yang paling
banyak mempengaruhi penampilan (performance) administrasi negara.
Sejarah Administrasi Negara
Ide mengenai administrasi
bukanlah hal yang baru, ide semacam ini pernah muncul dalam ajaran Confisius
dalam pidatonya pada saat pemakaman Pericles.
Selain itu, hal yang
berkenaan dengan administrasi juga muncul dalam kehidupan bangsa Mesir kuno.
Berbagai bukti sejarah juga menunjukkan bahwa ada upaya-upaya secara sistematis
yang dikobarkan oleh berbagai tokoh seperti Cicero dan Casiodorus. Hasil dari
perjuangan Cicero dapat ditemukan dalam kode etik publik dari kerajaan-
kerajaan lama.
Di Jerman dan Austria,
sejak abad ke-16 – 18, tonggak administrasi telah berdiri kokoh ditangan kaum
Kameralis yang memandang administrasi sebagai suatu teknologi.
Di Amerika, sejak
peristiwa kemerdekaan, administrasi juga mendapat perhatian yang cukup penting.
Secara umum, administrasi yang ada diharapkan dapat memberikan pelayanan
terhadap kepentingan umum dan kesejahteraan rakyat, bukan sebaliknya, yaitu
untuk mengeruk keuntungan demi kepentingan pribadi.
Di Indonesia sendiri,
tegak dan berdirinya administrasi negara dimulai sejak tahun 1957 yang
diprakarsai dengan berdirinya Lembaga Administrasi Negara ( LAN ). Hingga kini
LAN tetap memberikan kontribusinya terhadap birokrasi Indonesia. Kemudian pada
tahun 1962 dibentuklah Panitia Retooling Aparatur Negara ( PARAN ), menyusul
pada tahun 1964 pendirian Komando Tertinggi Retooling Aparatur Revolusi (
KOTRAR ).
Pada dua dasawarsa
pertama berdirinya birokrasi Indonesia, birokrasi tersebut bersifat spoil
system. Tahun 1958, berdasarkan politik negerinya yang berusaha membangun
solidaritas regional Asia Tenggara, Indonesia mengikuti konferesi di Manila dan
kemudian membentuk Eastern Regional Organisation For Public Administration (
EROPA ), Selain itu, Indonesia juga menjalin hubungan dengan International
Institute For Administrative Science ( IIAS ) di Brussel.
Peranan Administrasi Negara
Pentingnya studi
administrasi Negara dikaitkan dengan kenyataan bahwa kehidupan menjadi tak
bermakna, kecuali dengan kegiatan-kegiatan yang bersifat publik. Segala hal
yang berkenaan dengan penyelenggaraan kegiatan-kegiatan yang bersifat publik telah
dicakup dalam pengertian administrasi Negara, khususnya dalam mengkaji
kebijaksanaan publik.
Dalam proses
pembangunan sebagai konsekuensi dari pandangan bahwa administrasi Negara
merupakan motor penggerak pembangunan, maka administrasi Negara membantu untuk
meningkatkan kemampuan administrasi. Artinya, di samping memberikan
keterampilan dalam bidang prosedur, teknik, dan mekanik, studi administrasi
akan memberikan bekal ilmiah mengenai bagaimana mengorganisasikan segala energi
sosial dan melakukan evaluasi terhadap kegiatan. Dengan demikian, determinasi
kebijaksanaan publik, baik dalam tahapan formulasi, implementasi, evaluasi,
maupun terminasi, selalu dikaitkan dengan aspek produktifitas, kepraktisan,
kearifan, ekonomi dan apresiasi terhadap sistem nilai yang berlaku.
Fungsi Administrasi :
·
Planning (Perencanaan)
Perencanaan adalah suatu rincian yang merupakan organisasi yang besar didalamnya ada penyusunan dan perumusan rencana diserahkan kepada sekelompok staf perencana, akan tetapi penetapannya merupakan tugas dan tanggung jawab manajemen. (Daft, 2006:8)
Perencanaan adalah suatu rincian yang merupakan organisasi yang besar didalamnya ada penyusunan dan perumusan rencana diserahkan kepada sekelompok staf perencana, akan tetapi penetapannya merupakan tugas dan tanggung jawab manajemen. (Daft, 2006:8)
·
Organizing (Pengorganisasian)
Pengorganisasian adalah suatu kegiatan yang menyangkut tipe-tipe struktur organisasi dan prinsip-prinsipnya, sejarah organisasi, gaya manajerial yang tepat digunakan, sifat dan jenis dari berbagai bentuk kegiatan yang harus dilaksanakan. (Daft, 2006:9).
Pengorganisasian adalah suatu kegiatan yang menyangkut tipe-tipe struktur organisasi dan prinsip-prinsipnya, sejarah organisasi, gaya manajerial yang tepat digunakan, sifat dan jenis dari berbagai bentuk kegiatan yang harus dilaksanakan. (Daft, 2006:9).
·
Leading (Kepemimpinan)
Kepemimpinan merupakan fungsi manajemen yang melibatkan penggunaan pengaruh untuk memotivasi karyawan meraih sasaran organisasi. (Daft, 2006:10)
Kepemimpinan merupakan fungsi manajemen yang melibatkan penggunaan pengaruh untuk memotivasi karyawan meraih sasaran organisasi. (Daft, 2006:10)
·
Controlling (Pengendalian)
Pengendalian adalah fungsi keempat yang mempunyai arti memantau aktifitas karyawan, menjaga organisasi agar tetap berjalan ke arah pencapaian sasaran, dan membuat koreksi bila diperlukan. (Daft, 2006:11)
Pengendalian adalah fungsi keempat yang mempunyai arti memantau aktifitas karyawan, menjaga organisasi agar tetap berjalan ke arah pencapaian sasaran, dan membuat koreksi bila diperlukan. (Daft, 2006:11)
Unsur-unsur Administrasi
1. Organisasi
Organisasi
adalah rangkaian kegiatan penataan yang berupa penyusunan suatu kerangka
yang menjadi wadah bagi segenap kegiatan kerjasama dengan cara mengelompokkan
pekerjaan – pekerjaan yang harus dilakukan, membagi tugas diantara para pejabat
yang harus melaksanakan, menetapkan wewenang dan tanggung jawab masing –
masing, serta menyusun jalinan hubungan diantara para pejabatnya. Adalah sistem
usaha kerjasama sekelompok orang yang terikat secara formal untuk mencapai
tujuan yang telah ditentukan.
2. Manajemen
Manajemen
adalah rangkaian kegiatan penataan yang berupa penggerakkan orang-orang dan
pengarahan fasilitas kerja agar tujuan kerjasama benar – benar tercapai. Adalah
kemampuan manajer untuk menggerakkan orang dan mengerahkan segenap fasilitas yang
ada dalam organisasi untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan sebelumnya.
3. Komunikasi
Komunikasi adalah rangkaian kegiatan
penataan yang berupa penyampaian warta dari seseorang kepada pihak lain dalam
kerjasama dalam mencapai tujuan tertentu. Adalah proses penyampaian informasi
atau berita dari satu pihak kepada pihak lain melalui media sehingga timbul
adanya timbal balik dan saling pengertian.
4. Kepegawaian
Kepegawaian
adalah rangkaian kegiatan penataan yang berupa penghimpunan, pencatatan,
pengolahan, penggandaan, pengiriman, penyimpanan, pemeliharaan, penyusutan, dan
pemusnahan informasi. Adalah suatu proses untuk merencanakan, mengembangkan dan
memelihara potensi yang ada pada manusia untuk mencapai tujuan.
5. Perbekalan
Perbekalan
adalah salah satu unsur administrasi yang merupakan aktivitas yang menyangkut
paut tentang peralatan yang dibutuhkan dalam suatu usaha kerja sama atau
organisasi, yang meliputi proses pengadaan, penyimpanan, sampai kepada
penyingkiran barang-barang yang sudah tidak dipergunakan lagi.
6. Keuangan
Keuangan
merupakan unsur administrasi yang menyangkut paut tentang masalah pembiayaan
dalam suatu usaha kerjasama, yaitu yang berkenaan dengan penataan pengelolaan
segi-segi pembiayaan, yang meliputi penentuan sumber-sumber biaya, cara
memperoleh serta mempertanggungjawabkannya. Kesemuanya itu merupakan fungsi
keuangan. Masalah keuangan adalah masalah yang sangat penting bagi setiap usaha
kerja sama, setiap usaha kerja sama atau organisasi selalu memerlukan
pembiayaan.
7. Ketatausahaan
Tata
usaha sebagai salah satu unsur dari administrasi merupakan kegiatan pelayanan
terhadap penyelenggaraan usaha kerjasama, yang meliputi kegiatan pencatatan,
pengiriman dan penyimpanan bahan keterangan. Wujud dari pada
keterangan-keterangan yang merupakan sasaran pokok dari kegiatan tata usaha
dapat berupa surat-surat, formulir, kartu-kartu, daftar-daftar, gambar
foto-foto dan benda lainnya yang dapat memberi keterangan.
8. Hubungan
Masyarakat
Hubungan
masyarakat yang diistilahkan pula dengan “ Public Relation “
merupakan kegiatan usaha kerja sama untuk menciptakan hubungan baik dengan
masyarakat atau pihak lain di sekitarnya agar mendapatkan dukungan secara sadar
dan suka rela.
KESIMPULAN :
Online research pada administrasi negara merupakan
penelitian secara online untuk mengetahui apa yang dimaksud dengan administrasi
negara itu sendiri. Dengan cara tersebut penelitian dapat dilakukan secara
mudah dan efesien
§ Administrasi
negara merupakan kegiatan yang bersifat penyelenggaraan
§ Administrasi
negara disusun untuk mengatur kerja sama antar bangsa
§ Administrasi
negara diselenggarakan untuk oleh aparatur pemerintah dari suatu negara
§ Administrasi
negara diselenggarakan untuk kepentingan umum.
Perkembangan Ilmu Administrasi Negara di suatu
negara banyak dipengaruhi oleh dinamika masyarakatnya, dimana keinginan
masyarakat tersalur melalui sistem politik sehingga administrasi negara dapat
merasakan tantangan untuk memenuhi kebutuhan pelayanan masyarakat yang selalui
berubah. Administrasi Negara akan selalu berinteraksi dengan lingkungannya,
sehingga akan mempengaruhi lingkungan, dan sebaliknya dapat di pengaruhi
konfigurasinya.
Sumber:



