Jumat, 01 Februari 2019

Testing Program 1

Diposting oleh Yovicha Santya Risky di 19.56

Kapan dan contoh integration testing dilakukan top-down test ?. Sesungguhnya sistem biasanya dikembangkan dan diuji dengan menggunakan campuran pendekatan Top-Down dan Button-Up, jadwal pengembangan yang berbeda untuk bagian sistem yang berbeda berarti bahwa tim integrasi dan pengujian harus bekerja dengan komponen apapun yang tersedia. Dengan demikian, campuran stub dan test driver pada akhirnya harus dikembangkan pada saat proses pengujian integrasi. Intinya pengujian yang dilakukan harus sesuai dengan permasalahan kasus atau software yang dibangun, karena pada dasarnya pendekatan Top-Down dan Bottom-Up mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing.



Contoh Sederhana Top-Down Test

kita membuat skenario pengetesan seperti berikut, mahasiswa akan menginput data diri :

     a).   Nik mahasiswa harus sama dengan 12345

     b).   Nama mahasiswa harus sama dengan Moh. Syairi

     c).   Untuk alamat dan kota nilainya harus Jakarta


Pada pendekatan Top-Down pengujian akan memeriksa nilai inputan yang dimasukkan mahasiswa. Pemeriksaan akan dilakukan mulai dari modul atas (NPM) dan kemudian jika ditemukan dalam database, nilai npm akan digunakan untuk mencari identitas pemilik NPM tersebut, dan begitu seterusnya sampai pengujian pemeriksaan berhasil ditemukan.

Kapan dan contoh integration testing dilakukan top-down test ?. Sesungguhnya sistem biasanya dikembangkan dan diuji dengan menggunakan campuran pendekatan Top-Down dan Button-Up, jadwal pengembangan yang berbeda untuk bagian sistem yang berbeda berarti bahwa tim integrasi dan pengujian harus bekerja dengan komponen apapun yang tersedia. Dengan demikian, campuran stub dan test driver pada akhirnya harus dikembangkan pada saat proses pengujian integrasi. Intinya pengujian yang dilakukan harus sesuai dengan permasalahan kasus atau software yang dibangun, karena pada dasarnya pendekatan Top-Down dan Bottom-Up mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing.



Contoh Sederhana Top-Down Test

kita membuat skenario pengetesan seperti berikut, mahasiswa akan menginput data diri :

     a).   Nik mahasiswa harus sama dengan 12345

     b).   Nama mahasiswa harus sama dengan Moh. Syairi

     c).   Untuk alamat dan kota nilainya harus Jakarta


Pada pendekatan Top-Down pengujian akan memeriksa nilai inputan yang dimasukkan mahasiswa. Pemeriksaan akan dilakukan mulai dari modul atas (NPM) dan kemudian jika ditemukan dalam database, nilai npm akan digunakan untuk mencari identitas pemilik NPM tersebut, dan begitu seterusnya sampai pengujian pemeriksaan berhasil ditemukan.

Kapan dan contoh integration testing dilakukan top-down test ?. Sesungguhnya sistem biasanya dikembangkan dan diuji dengan menggunakan campuran pendekatan Top-Down dan Button-Up, jadwal pengembangan yang berbeda untuk bagian sistem yang berbeda berarti bahwa tim integrasi dan pengujian harus bekerja dengan komponen apapun yang tersedia. Dengan demikian, campuran stub dan test driver pada akhirnya harus dikembangkan pada saat proses pengujian integrasi. Intinya pengujian yang dilakukan harus sesuai dengan permasalahan kasus atau software yang dibangun, karena pada dasarnya pendekatan Top-Down dan Bottom-Up mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing.



Contoh Sederhana Top-Down Test

kita membuat skenario pengetesan seperti berikut, mahasiswa akan menginput data diri :

     a).   Nik mahasiswa harus sama dengan 12345

     b).   Nama mahasiswa harus sama dengan Moh. Syairi

     c).   Untuk alamat dan kota nilainya harus Jakarta


Pada pendekatan Top-Down pengujian akan memeriksa nilai inputan yang dimasukkan mahasiswa. Pemeriksaan akan dilakukan mulai dari modul atas (NPM) dan kemudian jika ditemukan dalam database, nilai npm akan digunakan untuk mencari identitas pemilik NPM tersebut, dan begitu seterusnya sampai pengujian pemeriksaan berhasil ditemukan.

0 komentar:

Posting Komentar

 

WELCOME TO MY BLOG Copyright © 2012 Design by Antonia Sundrani Vinte e poucos