The bionic DBMS is coming, but what will
it look like?
Memodifikasi informasi yang disimpan dalam basis data Secara dasar ada dua tipe DML :
Fungsi DBMS sendiri ialah :
DBMS memiliki keuntungan dan kerugian:
DBMS bionik akan datang, tapi apa yang akan terlihat seperti?
Sejarah perkembangan DBMS:
Komponen DBMS:
REFERENSI :
http://evafinufa25.blogspot.co.id/2014/03/artikel-tentang-dbms-database.html
DBMS adalah kepanjangan dari “Data Base Management
System”. Menurut beberapa ahli DBMS itu adalah:
v
Menutut C.J. Date : DBMS adalah merupakan
software yang menghandel seluruh akses pada database untuk melayani kebutuhan
user.
v
Menurut S, Attre : DBMS adalah software,
hardware, firmware dan procedure-procedure yang memanage database. Firmware
adalah software yang telah menjadi modul yang tertanam pada hardware (ROM).
v
Menurut Gordon C. Everest : DBMS adalah
manajemen yang efektif untuk mengorganisasi sumber daya data.
Jadi DBMS adalah perangkat lunak yang menangani
semua pengaksesan database yang mempunyai fasilitas membuat, mengakses,
memanipulasi, dan memelihara basis data.
Bahasa dalam DBMS terbagi menjaldi 2, yaitu:
ü
Data Definision Language (DDL) Hasil kompilasi
dari perintah DDL adalah satu set dari table yang disimpan dalam file khusus
disebut data dictionary/directory.
ü
Data Manipulation Language (DML) Bahasa yang
memperbolehkan pemakai untuk akses atau memanipulasi data sebagai yang telah
diorganisasikan sebelumnya dalam model data yang tepat. Manipulasi data dalam
DML meliputi :
a)
Pengambilan informasi yang disimpan dalam basis data.
b)
Penempatan informasi baru dalam basis data.
c)
Penghapusan informasi dari basis data.
Memodifikasi informasi yang disimpan dalam basis data Secara dasar ada dua tipe DML :
A.
Prosedural, yang membutuhkan pemakai untuk
menspesifikasikan data apa yang dibutuhkan dan bagaimana untuk mendapatkannya.
Contoh: dbase III, foxbase.
B.
Non prosedural, yang membutuhkan pemakai untuk
menspesikasikan data apa yang dibutuhkan tanpa menspesifikasikan bagaimana
untuk mendapatkannya. Contoh : SQL, QBE. Non Prosedural lebih mudah digunakan
dan dipelajari olehuser sebab user tidak harus mengerti bagaimana data harus
diperoleh.
Fungsi DBMS sendiri ialah :
1.
Data Definition DBMS harus dapat mengolah pendefinisian
data.
2.
Data Manipulation DBMS harus dapat menangani
permintaan-permintaan dari pemakai untuk mengakses data.
3.
Data Security dan Integrity DBMS dapat memeriksa
security dan integrity data yang didefinisikan oleh DBA (Database
Administrator).
4.
Data Recovery dan Conccurency.
a)
DBMS harus dapat menangani kegagalan-kegagalan
pengaksesan basis data yang dapat disebabkan oleh kesalahan sistem,
kerusakan disk, dsb.
b)
DBMS harus dapat mengontrol pengaksesan data yang
konkruen yaitu bila satu data diakses secara bersama-sama oleh lebih dari satu
pemakai pada saat yang bersamaan.
5.
Data Dictionary DBMS harus menyediakan data dictionary.
6.
Performance DBMS harus menangani unjuk kerja dari semua
fungsi se-efisien mungkin.
1.
Keuntungan DBMS
A.
Mengurangi pengulangan data DBMS mengurangi jumlah
total file dengan menghapus data yang terduplikasi di berbagai file. Data yang
terduplikasi selebihnya dapat ditempatkan dalam 1 file.
B.
Mencapai independensi data Spesifikasi data disimpan
dalam skema pada tiap program aplikasi. Perubahan dapat dibuat pada struktur
data tanpa mempengaruhi program yang mengakses data.
C.
Mengintegrasikan data beberapa file Saat file dibentuk
sehingga menyediakan kaitan logis, maka organisasi fisik bukan menjadi kendala.
Organisasi logis, pandangan pengguna, dan program aplikasi tidak harus
tercermin pada media penyimpanan fisik.
D.
Mengambil data dan informasi dengan cepat
Hubungan-hubungan logis, bahasa maniplasi data, serta bahasa query memungkinkan
pengguna mengambil data dalam hitungan menit atau detik.
E.
Meningkatkan Keamanan DBMS mainframe maupun komputer
mikro dapat menyertakan beberapa lapis keamanan seperti kata sandi (password),
direktori pemakai, dan bahasa sandi (encryption) sehingga data yang dikelola
akan lebih aman.
2. Kerugian
DBMS
A.
Memperoleh perangkat lunak yang mahal DBMS mainframe
masih sangat mahal. Walaupun harga DBMS berbasis komputer mikro lebih murah,
tetapi tetap merupakan pengeluaran besar bagi suatu organisasi kecil.
B.
Memperoleh konfigurasi perangkat keras yang besar DBMS
sering memerlukan penyimpanan dan memori yang lebih besar daripada program
aplikasi lain.
C.
Mempekerjakan dan mempertahankan staf DBA DBMS
memerlukan pengetahuan khusus agar dapat memanfaatkan kemampuannya secara
penuh. Pengetahuan khusus ini disediakan paling baik oleh pengelola basis data
(DBA).
Perangkat lunak selalu memiliki memerintah mesin, database,
dan prosesor komoditas yang naik Hukum Moore hancur mesin database pada 1980-an dari awal.
Namun, hari ini perangkat keras lanskap sangat berbeda, dan bergerak dalam arah
yang membuat mesin database semakin menarik.
Kami memperkirakan konvergensi untuk sepenuhnya "bionik" database
Engine yang melaksanakan fungsi tombol hampir semua langsung diperangkat
keras dan membuang perangkat lunak untuk peran sebagian
besar manajerial.
Sejarah perkembangan DBMS:
Sejak tahun 1960-an
penggunaan basis data sudah digunakan untuk bidang komersial, dimana pemrosesan
file-nya masih berbasis manajemen file tradisional. Perkembangan komputer
yang semakin pesat diikuti dengan perkembangan perangkat lunak untuk aplikasi
bisnis, sejak tahun 1970-an sampai awal tahun 1980 manajemen berbasis file
tradisional berkembang menjadi manajemen basis data.
Ø
1960, Dunia komputerisasi membuat aplikasi individu yang
digunakan pada file utama. General mill mulai mengembangkan istilah dimensi dan
fakta.
Ø
1970, IRI menyediakan database dimensi untuk pembeli
eceran, tahun untuk memperbaiki, mengembangkan dan mencocokan dengan hardware
yang dimiliki.
Ø
1983, DBMS diperkenalkan untuk mengambil keputusan.
Ø
1988, Barry dan Paul mempublikasikan karyanya tentang
Arsitektur Bisnis dan Sistem Informasi.
Ø
1990, memperkenalkan tool DBMS sebagai alat untuk
datawarehouse.
Ø
1990-sekarang, banyak bermunculan buku-buku datawarehouse
dan aplikasi-aplikasi datawarehouse.
Komponen DBMS:
·
Query Prosesor, komponen yang mengubah bentuk
query kedalam instruksi kedalam database manager.
·
Database Manager, menerima query & menguji
eksternal & konceptual untuk menentukan apakah record – record tersebut
dibutuhkan untuk memenuhi permintaan kemudian database manager memanggil file
manager untuk menyelesaikan permintaan.
·
File manager, memanipulasi penyimpanan file dan
mengatur alokasi ruang penyimpanan disk.
·
DML Prosessor, modul yang mengubah perintah DML
yang ditempelkan kedalam program aplikasi dalam bentuk fungsi-fungsi.
·
DDL compiler, merubah statement DDL menjadi
kumpulan table atau file yang berisi data dictionary / meta data.
·
Dictionary manajer, mengatur akses dan
memelihara data dictionary.
REFERENSI :
http://evafinufa25.blogspot.co.id/2014/03/artikel-tentang-dbms-database.html



