DAMPAK POSITIF DAN NEGATIF PERKEMBANGAN
TEKNOLOGI DI BIDANG POLITIK
A. Dampak
Positif
1. Timbulnya
kelas menengah baru.
Pertumbuhan Teknologi dan ekonomi di kawasan
ini akan mendorong munculnya kelas menengah baru. Kemampuan, keterampilan serta
gaya hidup mereka sudah tidak banyak berbeda dengan kelas menengah di
negara-negera Barat. Dapat diramalkan, kelas menengah baru ini akan menjadi
pelopor untuk menuntut kebebasan politik dan kebebasan berpendapat yang lebih
besar.
2. Proses
Regenerasi Kepemimpinan.
Sudah jarang tentu peralihan generasi
kepemimpinan ini akan berdampak dalam gaya dan substansi politik yang
diterapkan. Nafas kebebasan dan persamaan semakin kental.
3. Di
bidang Politik Internasional.
juga terdapat kecenderungan tumbuh regionalisme.
Kemajuan di bidang Teknologi Komunikasi telah menghasilkan kesadaran
regionalisme. Ditambah dengan kemajuan di bidang Teknologi transportasi telah
menyebabkan meningkatnya kesadaran tersebut. Kesadaran itu akan terwujud dalam
bidang kerjasama ekonomi, sehingga regionalisme akan melahirkan kekuatan
ekonomi baru.
B. Dampak
Negatif
1. Penggunaan persenjataan
canggih untuk menyerang pihak lain demi kekuasaan dan kekayaan.
2. Terorisme yang semakin
merajalela.
3. Kurangnya privacy suatu
negara akibat kerahasiaan yang tidak terjamin dengan semakin canggihnya alat
–alat pendeteksi.
DAMPAK POSITIF DAN NEGATIF TEKNOLOGI DI
BIDANG EKONOMI
A. Dampak
Positif
Teknologi yang berkembang
pesat, baik teknologi informasi, komunikasi, maupun transportasi. Sehingga
orang dapat berhubungan melewati batas-batas negara. Lebih lanjut dampak
positif teknologi informasi dan komunikasi di bidang ekonomi adalah:
1. Pertumbuhan ekonomi yang
semakin tinggi.
2. Kemajauan ekonomi dalam
bidang kedokteran mampu menjadikan produk kedokteran menjadi komoditi.
3. Semakin maraknya penggunaan
TIK akan semakin membuka lapangan pekerjaan.
4. Dengan fasilitas pemasangan
iklan di internet pada situs-situs tertentu akan mempermudah kegiatan promosi
dan pemasaran suatu produk.
5. Perusahaan dapat menjangkau
pasar lebih luas, karena pembeli yang mengakses internet tidak dibatasi tempat
dan waktu.
6. Perusahaan tidak perlu
membuka cabang distribusi.
7. Pengeluaran lebih sedikit,
karena pegawai tidak banyak.
8. Harga barang lebih murah,
karena biaya operasionalnya murah.
9. Bisnis yang berbasis TIK
atau yang biasa disebut e-commerce dapat mempermudah transaksi-transaksi bisnis
suatu perusahaan atau perorangan.
B. Dampak
Negatif.
Beberapa dampak negatif dari Teknologi
Informasi dan Komunikasi dalam bidang ekonomi, antara lain:
1. Dengan mudahnya melakukan
transaksi di internet menyebabkan akan semakin memudahkan pula transaksi yang
dilarang seperti transaksi barang selundupan atau transaksi narkoba.
2. Hal yang sering terjadi
adalah pembobolan rekening suatu lembaga atau perorangan yang mengakibatkan
kerugian financial yang besar.
3. Dengan kecanggihan
teknologi informasi dan komunikasi menyebabkan banyaknya terjadi kasus penipuan
dalam perdagangan online.
4. Carding : Karena sifatnya
yang langsung (real time), cara belanja dengan menggunakn kartu kredit adalah
cara yang paling banyak digunakan dalam dunia internet. Para penjahat
internetpun paling banyak melakukan kejahatan dalam bidang ini. Dengan sifat
yang terbuka, para penjahat mampu mendeteksi adanya transaksi (yang menggunakan
kartu kredit) online dan mencatat kode kartu yang digunakan. Untuk selanjutnya
mereka menggunakan data yang mereka daptkan untuk melakukan kejahatan.
5. Cybercrime : Cybercrime
adalah kejahatan yang di lakukan seseorang dengan sarana internet di dunia maya
6. Hacking : Usaha memasuki
sebuah jaringan dengan maksud mengeksplorasi atupun mencari kelemahan system
jaringan. Seperti hacking pada facebook yang sering terjadi sebagai sarana
untuk jual beli online sehingga menimbulkan kerugian bagi penjual ataupun
pembeli.
7. Cracking : Usaha memasuki
secara illegal sebuah jaringan dengan maksud mencuri, mengubah atau
menghancurkan file yang di simpan pada jaringan tersebut. Dalam dunia bisnis
online hal ini menimbulkan kerugian yang besar.
8. Saling menghujat di media
sosial karena pengambilan foto-foto testimony ataupun foto-foto produk yang
dijual tanpa izin.
DAMPAK POSITIF DAN NEGATIF TEKNOLOGI DI
BIDANG SOSIAL BUDAYA
A. Dampak Positif
1. Informasi yang ada di
masyarakat dapat langsung dipublikasikan dan diterima oleh masyarakat. Sumber
informasi tidak hanya berasal dari satu orang saja. Dalam masyarakat, semua
orang dapat menjadi sumber informasi. Setiap orang dapat saling bertukar informasi
satu sama lain. Informasi itu pun menyebar sampai kepada seluruh lapisan
masyarakat dengan cepat melalui media-media TIK yang ada.
2. Hubungan sosial antar
masyarakat dapat berlangsung dimana saja dan kapan saja.
3. Sosialisasi kebijakan pemerintah
dapat lebih cepat disampaikan kepada masyarakat.
4. Tumbuhnya sikap percaya
diri dan motivasi tinggi.
B.
Dampak Negatif
A. Adanya
“share” budaya antar daerah.
Kebudayaan dimiliki oleh setiap kelompok dari
setiap daerah dalam setiap bangsa. Tidak hanya dengan penampilan atau
pertunjukkan saja budaya itu dipublikasikan. Dengan TIK pun, antar kelompok
masyarakat dapat menyampaikan kebudayaan yang dimiliki oleh masing-masing untuk
kemudian dipelajari dan dilestarikan. Tidak hanya dalam satu Negara, tetapi
dapat juga antar Negara.
Dampak negatif TIK dalam bidang
sosial dan budaya adalah sebagai berikut :
A. Timbulnya jenis kejahatan
baru.
Kejahatan yang timbul
antara lain penipuan, pencurian nomor kartu kredit, pornografi, pengiriman
email sampah (spam), pengiriman virus, penyadapan saluran telepon, memata-matai
aktivitas seseorang (spyware), dan mengacaukan trafik jaringan.
Kejahatan-kejahatan ini sulit dideteksi karena dikerjakan dengan fasilitas TIK,
salah satunya internet.
B. Maraknya perilaku
menyimpang yang terjadi di kalangan masyarakat pada umumnya dan remaja pada
khususnya.
Perilaku menyimpang
disebabkan oleh merosotnya moral yang ada di masyarakat. Kurangnya filterisasi
akan informasi serta budaya yang diterima dari TIK menjadi faktor pokok
timbulnya permasalahn ini. Hal yang seharusnya salah justru dibenarkan dan yang
benar justru disalahkan. Perilaku yang melawan norma yang ada di masyarakat pun
kian merebak, tak hanya pada kalangan remaja atau pelajar saja yang memang
masih labil, tetapi juga pada masyarakat “dewasa”.
C. Menurunnya tingkat
kepercayaan kepada lingkungan sekitar.
Kemudahan akses informasi
semakin melemahkan rasa percaya pada orang-orang sekitar. Banyak orang justru
lebih men-”dewa”-kan internet (khususnya) untuk mencari informasi dibandingkan
bertanya langsung pada orang sekitar yang secara umum mengetahui. Atau bahkan
mereka pun kadang sudah sulit sekali percaya pada polisi lalu lintas untuk
menanyakan jalan sekalipun. Rasanya kalau tidak “googling” tidak afdol.
D. Kurangnya ruang privasi.
Hadirnya situs-situs
jejaring sosial tidak hanya membantu untuk menghubungkan individu yang satu
dengan yang lain atau dengan kelompoknya. Layanan ini memberikan penggunanya
kebebasan untuk membuka diri dan melihat-lihat info serta privasi orang lain.
Privasi bukan lagi menjadi barang mahal.
E. Masuknya budaya asing yang
kurang baik dan tidak difilter.
Banyak budaya asing, baik
penampilan maupun gaya hidup, yang masuk ke kelompok-kelompok masyarakat. Tidak
hanya budaya baik yang ada, tetapi budaya yang kurang baik pun dapat masuk dan
lambat laun apabila tidak difilter secara dini, budaya tersebut bukannya
membangun tapi malah justru mengerogoti budaya asli yang ada di kelompok
tersebut.
F. Meningkatnya angka
pengangguran.
Masalah yang satu ini
sangat menarik perhatian. Kini, teknologi seolah-olah menggantikan manusia
dalam segala bidang, termasuk pekerjaan. Kreatifitas manusia pun menjadi
tumpul. Mereka menjadi tergantung akan teknologi. Hampir semua pekerjaan
dilakukan oleh mesin-mesin otomatis. Sehingga makin banyak pengangguran karena
tenaga mereka tergantikan oleh mesin-mesin otomatis tersebut.
DAMPAK POSITIF DAN NEGATIF PERTAHANAN
KEAMANAN
A. Dampak Positif
1. Dari sisi komandan,
teknologi informasi dapat mempercepat penyampaian informasi sehingga dapat
mempercepat pengambilan keputusan.
2. Dari sisi pasukan,
teknologi informasi membantu pasukan untuk memperoleh informasi pada waktu dan
tempat yang tepat sehingga pasukan menjadi lebih fleksibel dalam bergerak.
3. Meningkatkan kualitas
pemilihan strategi dengan Decision Support System.
4. Peningkatan akurasi dan
keandalan teknologi persenjataan dengan rekayasa hardware dan software.
5. Pemerolehan personel
militer yang mumpuni yaitu dengan rekrutmen berbasis teknologi informasi.
6. Dengan penguasaan
pengetahuan yang disebabkan oleh kemajuan dalam bidang teknologi informasi,
musuh dapat dibuat bertekuk lutut melalui sarana yang berupa teknologi
komputer. Sebagai contoh, penggunaan program kecerdasan buatan untuk
mensimulasikan formasi dan kekuatan musuh memungkinkan serangan menjadi efektif
dengan tingkat keberhasilan yang cukup tinggi.
B. Dampak Negatif
1. Penyalahgunaan satelit oleh
para teroris seperti, melacak kondisi tempat mereka akan melakukan kejahatan.
2. Melalui media internet,
pelaku teroris dapat berkomunikasi dengan sesama teroris maupun untuk mencari
pengikut.
3. Berkaitan dengan teknologi
senjata pemusnah massal (Weapon of Mass Destruction / WMD) seperti senjata
nuklir dan senjata biologi, dikhawatirkan akan menjadi ancaman terbesar bagi
suatu negara bila digunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
4. Perkembangan yang cepat
dari teknologi informasi beserta teknologi perang lainnya memungkinkan
menciptakan jenis perang yang secara kualitatif berbeda, seperti pada Perang
Teluk, perang dimana penguasaan pengetahuan mengungguli senjata dan taktik.
5. Munculnya perang informasi
dengan memanfaatkan perkembangan teknologi informasi, karena sifat penggunaan
sistem secara bersama (sharing), sehingga memungkinkan pihak-pihak yang tidak
berkompeten pada suatu sistem dapat melakukan akses ke pihak lain tanpa
mengalami kendala.
Sumber
: http://adeirwanp.blogspot.co.id/




0 komentar:
Posting Komentar